Menstruasi, PMS, dan Dismenore

 

Menstruasi atau haid merupakan suatu hal yang lazim di alami oleh perempuan yang telah menginjak usia 9-14 tahun. Mengapa hanya terjadi pada perempuan?

Tentu saja menstruasi erat kaitannya dengan rahim atau uterus yang hanya ada pada perempuan. Rahim sendiri berfungsi sebagai tempat tumbuh kembang janin. Secara sederhana, organ reproduksi perempuan yang telah matang mempunyai siklus tersendiri, salah satunya adalah masa subur. Di dalam masa ini, organ reproduksi mempersiapkan diri untuk mengandung janin dengan cara menebalnya dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah, serta ovarium melepaskan sel telur ke rahim untuk dibuahi. Namun apabila sel telur tak kunjung dibuahi, maka dinding rahim akan luruh keluar melalui vagina. Proses luruhnya dinding rahim inilah yang dikenal sebagai menstruasi.

Biasanya menstruasi berlangsung 3-10 hari tergantung pribadi masing-masing, bisa 4-7 hari. Dalam  istilah menstruasi, ada yang dinamakan siklus menstruasi, yakni jarak antara satu menstrusi ke menstruasi berikutnya yang dihitung sejak hari pertama menstruasi, yaitu 21-35 hari atau biasanya 28 hari.

Menstruasi juga kadangkala mendatangkan keluhan seperti kram perut akibat kontraksi otot perut yang berusaha mengeluarkan darah dari rahim. Selain itu, kita juga sering mendengar keluhan PMS ataupun dismonenore. Apakah itu?

Pre Menstrual Syndrome (PMS) atau Sindroma Pra Haid adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik & mental, dialami 7-10 hari menjelang menstruasi dan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami bisa bervariasi dari bulan ke bulan, bisa menjadi lebih ringan ataupun lebih berat dan berupa gangguan mental (mudah tersinggung, sensitif) maupun gangguan fisik. Diperkirakan kurang lebih 85% wanita usia produktif antara usia 25-35 tahun mengalami satu atau lebih gejala dari PMS. Sampai saat ini PMS masih belum diketuahui penyebab pastinya.

Sedangkan dismenore merupakan rasa sakit pada perut bagian bawah yang timbul sekitar 1-3 hari pertama sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

PMS dan dismenore merupakan sebagian kecil dari masalah yang normal timbul saat menstruasi pada perempuan. Walaupun demikian, hal ini tentu dapat berdampak buruk dalam berkativitas sehari-hari seperti mudah lelah saat berolahraga, sulit konsentrasi saat belajar atau bekerja, bahkan mudah tersinggung dengan guyonan ringan. Berat, bukan? Oleh karena itu, kita dapat mengantisipasi dengan cara relaksasi agar menjernihkan suasana hati, istirahat cukup, banyak minum air putih, buah dan sayur, serta mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan organ reproduksi.

Apabila menstruasi kalian tidak seperti biasanya atau bahkan mengakibatkan sakit yang sangat mengganggu aktivitas, segera kunjungi pusat kesehatan untuk berkonsultasi dengan dokter ataupun bidan. Jangan khawatir, UNALA dapat menghubungkan kalian dengan dokter dan bidan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, namun juga sangat ramah remaja. Yuk, hubungi customer line yang tertera.