Maskne

#UNALAqna

Oleh: Maulidya Risne Andini


Di masa new normal, kita dapat beraktivitas seperti biasanya tanpa mengabaikan protokol kesehatan, yakni menghindari kerumunan, cuci tangan dengan sabun, dan juga menggunakan masker. Nah, ternyata ada salah satu teman kita yang mengeluhkan penggunaan masker ini karena timbul jerawat di pada bagian yang tertutup masker.

Wah, gimana, tuh? Padahal kan masker sepenting itu di masa new normal agar tidak tertular. Daripada bingung, yuk kita simak penjelasan salah satu mitra UNALA, dr. Lucia Sri Rejeki!

Maskne atau mask acne merupakan jerawat yang terbentuk di area yang tertutup oleh masker, seperti dagu, hidung, atau pipi bagian bawah. Seperti jerawat pada umumnya, maskne dapat mengganggu penampilan dan bisa meninggalkan bekas jerawat yang menjengkelkan.

Menggunakan masker dalam jangka waktu yang lama akan membuat kulit wajah terus bergesekan dengan masker. Hal ini dapat memicu iritasi dan peradangan pada kulit. Berhubung saat ini menggunakan masker tidak bisa ditinggalkan, alhasil kulit menjadi semakin meradang dan mudah tumbuh jerawat.

Ditambah lagi, berbicara dan menghela nafas saat mengenakan masker dapat menjebak hawa panas yang membuat kulit wajah menjadi berkeringat serta lembab.Kondisi ini bisa menjadi sarana yang baik bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak.

Inilah Langkah-Langkah yang dapat sobat UNALA lakukan untuk mengatasi maskne!

1. Gunakan Masker dengan Bijak

Jika Sobat menggunakan masker bedah, pastikan tidak menggunakannya berulang kali atau seharian penuh, ya! Ganti maskermu jika dirasa sudah terlalu lembab. Jadi, saat kamu sedang beraktivitas di luar rumah, sediakanlah 2–3 masker tambahan agar kamu memiliki cadangan ketika masker yang sedang dipakai sudah perlu diganti.

Rutin mengganti masker juga berlaku saat kamu menggunakan masker kain. Jangan menggunakan kembali masker yang sudah dipakai, sebelum dicuci. Cuci masker kain dengan air panas untuk membunuh kuman yang menempel pada permukaan kain.

2. Bersihkan Wajah Setelah Menggunakan Masker

Setelah seharian beraktivitas diluar rumah mengenakan masker, bersihkan wajah dengan sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu, ya! Memilih sabun wajah yang sesuai jenis kulit ini penting, karena penggunaan jenis sabun yang salah justru bisa memicu timbulnya jerawat.

Kamu juga bisa menggunakan pembersih wajah yang mengandung ceramide untuk mencegah kulit wajah teriritasi dan kering. Selain itu, kandungan ini juga bisa melindungi lapisan kulit teratas dari kerusakan. Hal ini penting untuk mencegah kulit mengalami iritasi akibat bergesekan dengan masker selama seharian.

3. Gunakan Pelembab

Oleskan pelembab agar kulit wajahmu senantiasa terhidrasi dan tidak kusam. Pilihlah pelembab dengan bahan yang ringan dan tidak mengandung banyak minyak. Bila perlu, pilih produk pelembab yang menyejukkan sehingga dapat menenangkan kulit yang merah akibat tergesek masker.

4. Gunakan Tabir Surya

Jangan lupa juga oleskan tabir surya 15 menit sebelum keluar rumah, ya! Pakailah tabir surya khusus wajah dengan kadar SPF 30 atau lebih untuk mencegah hiperpigmentasi kulit akibat sinar matahari.

5. Hindari Penggunaan Makeup Terlalu Tebal

Agar tampil menawan meski menggunakan masker, kamu tetap bisa mengenakan makeup, kok. Namun, gunakanlah makeup yang ringan dan tidak terlalu tebal, ya!

Jika kamu memang sedang berjerawat, sebaiknya hindari dulu penggunaan makeup. Pasalnya, makeup dapat menyumbat pori-pori kulit dan memicu timbulnya jerawat atau membuat jerawat semakin parah.

Nah, itulah beberapa tips buat kamu yang lagi mengalami masalah jerawat akibat penggunaan masker. Jika punya keluhan lainnya jangan ragu berkonsultasi dengan dokter UNALA, ya!


Sumber: informasi disarikan dari dr. Lucia Sri Rejeki, Dokter Mitra UNALA