Modul Pelatihan Membina Keterampilan Hidup Sehat untuk Remaja

  • Version
  • Download 10
  • File Size 2.33 MB
  • File Count 1
  • Create Date December 31, 2020
  • Last Updated December 31, 2020

Modul Pelatihan Membina Keterampilan Hidup Sehat untuk Remaja

Berdasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2017, disebutkan bahwa sebesar 54% remaja usia 15-24 tidak mendiskusikan mimpi basah dengan orang lain sedangkan sebanyak 20,9% remaja perempuan di kelompok usia yang sama, tidak membicarakan haid dengan siapapun. Di kalangan remaja perempuan, menurut survei tersebut, teman merupakan kelompok yang paling banyak diajak berdiskusi oleh remaja tentang haid sebelum mereka mengalami haid untuk pertama kalinya, yakni sebesar 58%. Hal tersebut menunjukkan ada tren yang berbeda di antara remaja laki-laki dan perempuan ketika membicarakan kesehatan reproduksi, khususnya pubertas. Oleh karena itu, pemberian informasi kesehatan reproduksi dianggap perlu agar nantinya remaja dapat bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang menyangkut kepentingan dirinya, termasuk menjaga perilaku seksual dan kesehatan organ reproduksinya.

Melalui dukungan dari Pemerintah Kanada dan UNFPA di tahun 2019, UNALA mengembangkan layanan dan kegiatan promosi bersama remaja di 5 kabupaten dan kota di DIY. Kegiatan promosi dan edukasi kesehatan remaja ini menjangkau kelompok usia 15-24 tahun, tidak hanya di sekolah, kampus, komunitas dan tempat nongkrong remaja. Melalui kegiatan penjangkauan tersebut, UNALA tidak hanya menyebarkan informasi layanan kesehatan ramah remaja namun juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait dengan informasi kesehatan reproduksi, kesehatan secara umum maupun pengembangan keterampilan diri melalui program Training for Young Leaders on ASRH (Adolescent Sexual and Reproductive Health).